Untuk penerimaan mahasiswa angkatan ke dua akan dilaksanakan, untuk gelombang pertama pendaftaran tanggal 11-23 Mei 2009, ujian seleksi tanggal 8-9 Mei 2009. Kemudian untuk gelombang ke dua tanggal 3-8 Agustus 2009, ujian akan dilaksanakan tanggal 12-13 Agustus 2009, sedangkan untuk tahun ini gedung tahap pertama sudah selesai dibangun jadi akan digunakan untuk ruang kuliah, adminitrasi, laboratorium, dan green house. Dampak dari berdirinya Politeknik Banjarnegara berupa peningkatan kesejahteraan warga terutama kelurahan kenteng dan sekitarnya yaitu banyak mahasiswa yang ngekos di rumah warga dan tumbuhnya warung makan serta kios-kios yang menjual berbagai kebutuhan mahasiswa.
Minggu, 29 Maret 2009
POLITEKNIK BANJARNEGARA MENERIMA MAHASISWA BARU ANGKATAN KE DUA.
Untuk penerimaan mahasiswa angkatan ke dua akan dilaksanakan, untuk gelombang pertama pendaftaran tanggal 11-23 Mei 2009, ujian seleksi tanggal 8-9 Mei 2009. Kemudian untuk gelombang ke dua tanggal 3-8 Agustus 2009, ujian akan dilaksanakan tanggal 12-13 Agustus 2009, sedangkan untuk tahun ini gedung tahap pertama sudah selesai dibangun jadi akan digunakan untuk ruang kuliah, adminitrasi, laboratorium, dan green house. Dampak dari berdirinya Politeknik Banjarnegara berupa peningkatan kesejahteraan warga terutama kelurahan kenteng dan sekitarnya yaitu banyak mahasiswa yang ngekos di rumah warga dan tumbuhnya warung makan serta kios-kios yang menjual berbagai kebutuhan mahasiswa.
Sabtu, 28 Maret 2009
Yuk Hospotan Nang Alun-alun Banjarnegara
Sekitar hari jumat tanggal 27 Maret 2009, Pemda Banjarnegara telah melouncing area Hospot di sekitar alun-alun
Kamis, 26 Maret 2009
MakananKhas dan komoditi kota Banjarnegara
- MAKANAN KHAS

Saat ini dawet ayu Banjarnegara mudah ditemukan di berbagai kota. Perpaduan yang tepat antara cendol beraroma pandan, santan yang dipadu dengan gula aren dan durian merupakan cita rasa khas Dawet Ayu. Konon bagi yang meminumnya akan serasa sepuluh tahun lebih muda dan menjadi Ayu.
- KOMODITI BANJARNEGARA
Ini adalah salah satu jenis kerajinan yang berasal dari tanah liat, yang nantinya akan dibuat menjadi guci, pernak-pernik, lampu meja, ceret/teko dan lain-lain. Lokasinya sebelah Barat dari kota Banjarnegara, kita menyebutnya adalah KERAMIK KELAMPOK.

Berbagai jenis dan motif khas keramik Klampok tercipta dari sentuhan-sentuhan tangan para pengrajin yang sesekali menghasilkan profile bahkan layaknya sebuah artefak yang sengaja ditempelkan dengan nilai dan cita rasa seni yang tinggi.
Salak Pondoh
Salak pondoh banjarnegara mempunyai rasa yang khas dan manis, kemudian buahnya besar-bes
ar tidak kalah dengan salak pondoh daerah lainnya. Daerah penghasil salak pondoh meliputi kecamatan Banjarmangu dan Madukoro, sebagian masyarakatnya menjadi petani salak pondoh. Komoditi ini juga sudah melala buana ke berbagai kota di Indonesia, jadi ini membuktikan salak pondoh Banjarnegara sudah di kenal dan diterima oleh masyarakat Indonesia. Selain itu Daerah Banjarmangu dan madukoro cocok untuk bidaya salak pondoh karena Salak tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl dengan tipe iklim basah. Tipe tanah podsolik dan regosol atau latosol disenangi oleh tanaman salak. Lingkungan yang dikehendaki mempunyai pH 5-7, curah hujan 1500--3000 mm per tahun dengan musim kering antara 4-6 bulan. Pada kondisi lingkungan yang sesuai, tanaman mulai berbuah pada umur tiga tahun. Tanaman salak muda lebih senang hidup di tempat teduh atau di bawah naungan. Oleh karena itu, umumnya salak ditanam di bawah tanaman duku, durian, atau pohon jinjing atau sengon (Albezia sp.).
Rabu, 25 Maret 2009
OBYEK WISATA YANG ADA DIBANJARNEGARA
Kabupaten Banjarnegara adalah salah satu kota kecil, tapi mempunyai potensi yang luar bisa diantaranya adalah dalam bidang pariwisata. Banyak daerah yang dijadikan sebagai tempat tujuan wisata baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara, misalnya :- Obyek Wisata Waduk Mrica.
wisata ini merupakan sebuah bendungan yang di kenal dengan Bendungan Panglima Jenderal Soedirman yang dibangun tahun 1989, terletak dihulu sungai serayu termasuk wilayah kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah kurang lebih 8 km barat kota Banjarnegara atau 175 km sebelah barat daya kota Semarang. Bendungan ini selain sebagai Pembangit Listrik Tenaga Air juga di jadikan sebagai tempat tujuan wisata yang menarik diantaranya sebagai tempat pertunjukan hiburan,wisata alam dan wisata air. Selin itu juga ada lapangan golf dengan 8 hole, yang lumayan luas.- Obyek Wisata Dataran Tinggi Dieng





- Arung Jeram Sungai serayu
minat khusus, Arung Jeram ini berada di sungai Serayu yang membelah sepanjang wilayah Kabupaten Banjarnegara. Dimulai dari Desa Tunggoro menuju Desa Singomerto Kecamatan Sigaluh dengan panjang + 12 Km.Arung Jeram dilokasi ini memiliki Grade yang sangat baik dan banyak diminati oleh para Atlet Arung Jeram. Sehingga pada Tahun 1997, di lokasi ini dijadikan sebagai lokasi Kejurnas I Arung Jeram.
- Taman Margasatwa Serulingmas
sionalkan pengelolaannya sejak 22 Agustus 1997, sampai saat ini TRMS Serulingmas telah menjadi tujuan wisata utama wisatawan yang berkunjung ke Banjarnegara.Selain sebagai tempat rekreasi bagi wisatawan, juga difungsikan sebagai Konservasi Satwa diluar habitatnya. Berbagaijenis Satwa Carnivora, Herbivora maupun Omnivora saat ini hidup dan berkembang dengan baik. .
Keterpaduan yang harmonis antara Flora dan Fauna yang terdapat di TRMS Serulingmas, menjadikannya sebagai tempat yang sejuk dan nyaman untuk rekreasi keluarga.
- Curug Pitu

Sabtu, 21 Maret 2009
Kota Tercinta Banjarnegara Gilar-gliar

Persoalan meluapnya Sungai Serayu menjadi kendala yang menyulitkan komunikasi dengan Kasunanan Surakarta. Kesulitan ini menjadi sangat dirasakan menjadi beban bagi bupati ketika beliau harus menghadiri Pasewakan Agung pada saat-saat tertentu di Kasultanan Surakarta. Untuk mengatasi masalah ini diputuskan untuk memindahkan ibukota kabupaten ke selatan Sungai Serayu.
Daerah Banjar (sekarang Kota Banjarnegara) menjadi pilihan untuk ditetapkan sebagai ibukota yang baru. Kondisi daerah yang baru ini merupakan persawahan yang luas dengan beberapa lereng yang curam. Di daerah persawahan (Banjar) inilah didirikan ibukota kabupaten (Negara) yang baru sehingga nama daerah ini menjadi Banjarnegara (Banjar : Sawah, Negara : Kota
Itu sedikit sejarah kota kecil banjarnegara yang sekarang sedikit demi sedikit sudah berubah baik dari segi perekonomian, sosial budaya, dan perubahan teknologi.








